III. Sifat-sifat Gas Mulia


Gas mulia memiliki titik didih dan titik leleh yang sangat rendah, oleh karena itu di alam gas mulia berwujud gas. Gas mulia tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa.

Berdasarkan jari-jari atom, gas mulia seharusnya Paling reaktif menangkap elektron. Namun, pada kenyataannya golongan gas mulia sangat sulit bereaksi. Di alam unsur ini kebanyakan ditemukan sebagai gas monoatomik. Hal ini dikarenakan konfigurasi elektronnya yang memenuhi kulit terluar sehingga menjadi stabil.

Kereaktifan gas mulia akan bertambah seiring dengan bertambahnya nomor atom. Bertambahnya nomor atom akan menambah jari-jari atom pula. Hal ini mengakibatkan gaya tarik inti atom terhadap elektron terluar berkurang, sehingga lebih mudah melepaskan diri dan ditangkap zat lain. Sampai saat ini, senyawa gas mulia yang sudah dapat bereaksi dengan zat lain adalah xenon dan kripton, sedangkan helium, neon, dan argon masih sangat stabil.

Menurut percobaan yang dilakukan Neil Bartlett dan Lohmann, gas mulia hanya dapat bereaksi dengan unsur Oksigen (O) dan Fosfor (F). Senyawa gas mulia yang ditemukan pertama kali adalah XePtF6.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa:
  • Jari-jari atom unsur-unsur Gas Mulia dari atas ke bawah semakin besar karena bertambahnya kulit yang terisi elektron.
  • Energi Ionisasi dari atas ke bawah semakin kecil karena gaya tarik inti atom terhadap elektron terluar semakin lemah.
  • Afinitas Elektron unsur-unsur Gas Mulia sangat kecil sehingga hampir mendekati nol.
  • Titik didih unsur-unsur Gas Mulia berbanding lurus dengan kenaikan massa atom.
  • Titik lebur unsur-unsur Gas Mulia mengikuti sifat titik didih.


IV. Kegunaan Gas Mulia

|Helium
Helium memiliki sifat yang ringan dan tidak mudah terbakar sehingga gas helium ini memiliki fungsi diantaranya adalah untuk :
1. Pengisi balon udara
Pernahkah kamu melihat balon udara yang besar yang bisa di naiki oleh manusia diatasnya ? Jika di Indonesia tentu akan sangat jarang ditemui tapi jika di luar negeri pemandangan ini sangat sering di jumpai. Salah satu manfaat udara gas helium ini adalah untuk pengisi balon udara, agar bisa terbang tinggi  dan terlihat sangat indah sekali melihat pemandangan sekeliling dari atas balon udara.
2. Tabung penyelam
Jika kamu hobi diving maka kamu akan menggunakan satu paket alat penyelam termasuk oksigen yang kamu gunakan untuk dapat bernafas di dalam laut. Tahukah kamu isi dari tabung oksigen itu di campur dengan helium sebagian dalam tabung penyelam.
3. Pendingin
Helium juga berfungsi untuk pendingin karena mempunyai titik uap yang sangat rendah.

|Neon
Neon ini memiliki warna yang bewarna warni dan indah sehingga fungsi dari neon ini adalah untuk mengisi lampu seperti :
1. Mengisi lampu neon
Sekilas mendengar lampu neon kamu akan merasa tidak asing mendengarnya karena neon merupakan salah satu merk lampu terkenal. Mungkin karena lampu ini berisi gas mulia neonlah maka di sebut juga dengan lampu neon.
2. Serba guna
Salah satu kelebihan neon lainnya adalah serba guna yang bisa digunakan untuk bermacam – macam kegunaan yaitu untuk indikator tegangan tinggi, sebagai zat pendingin dan mengisi tabung televisi.
3. Penangkal petir
Gedung – gedung pencakar langit yang tinggi menjulang itu biasanya juga di lengkapi keamanan saat badai datang yaitu penangkal petir. Petir biasanya sering menyambar gedung – gedung tinggi, tapi berkat gas mulia ini penangkal petir dapat menjadi salah satu manfaatnya yang penting dalam bidang pembangunan gedung pencakar langit.
4. Tanda pada pesawat
Neon juga banyak digunakan sebagai tanda bagi pesawat terbang yang digunakan untuk memberi tanda – tanda yang di perlukan.

|Argon
Argon merupakan salah satu unsur yang bersifat paling keras adapun manfaaat dari argon ada dua buah yaitu :
1. Pengisi bola lampu
Argon banyak digunakan sebagai pengisi bola lampu khusus untuk bola lampu pijar. Jadi saat kamu menggunakan bolalampu pijar maka argon digunakan untuk mengisinya.
2. Las titanuim dan stainless steel
Salah satu manfaat argon yaitu banyak digunakan untuk las titanium dan stainless steel.

|Kripton
Unsur gas mulai kripton memiliki manfaat untuk bidang fotografi seperti berikut ini :
1. Untuk pengisi lampu
Kripton juga banyak di gunakan untuk pengisi lampu dengan tekanan rendah fluoresen. Biasanya tidak hanya kripton yang digunakan argon juga bisa di gunakan untuk prngisi lampu fluoresen.
2. Untuk lampu kilat
Dalam dunia fotografi kripton juga memiliki manfaat yang di gunakan dalam lampu kilat dengan kecepatan yang tinggi untuk menghasilkan gambar yang jernih dan bagus.

|Xenon
Adapun manfaat xenonadalah untuk :
1. Pembunuh bakteri
Xenon banyak digunakan sebagai lampu pijar untuk membunuh bakteri. Bakteri yang dibunuh biasanya membawa dampak negatif bagi kehidupan tanaman. Jadi penggunaan xenon sangat bermanfaat bagi kehidupan.
2. Tabung elektron
Manfaat xenon yang lainnya adalah digunakan sebagai bahan pembuatan tabung elektron.

|Radon
Radon memiliki manfaat di antaranya adalah sebagai berikut :
1. Terapi kanker
Dalam bidang kesehatan radon banyak digunakan sebagai terapi kanker karena memiliki sifat radioaktif.
2. Peringatan gempa
Di daerah – daerah yang rawan gempa radon memiliki manfaat untuk sistem peringatan gempa. Cara kerjanya adalah saat gempa terjadi kadar radon akan segera mengalami perubahan sehingga bisa secepatnya di ketahui dari kada radon yang berubah.

Tujuan pembelajaran :
Mengetahui sejarah penemuan gas mulia
Mengidentifikasi sifat-sifat fisik unsur  utama dan unsur transisi (titik didih, titik leleh, kekerasan, warna,  kelarutan, dan sifat khusus lainnya)
Mengidentifikasi sifat-sifat kimia (kereaktifan, kelarutan) melalui percobaan
Mengidentifikasi reaksi nyala senyawa
Mengetahui kegunaan unsur gas mulia

I. Defenisi Gas Mulia



Gas mulia adalah gas yang mempunyai sifat lengai, tidak reaktif, dan susah bereaksi dengan bahan kimia lain. Gas mulia banyak digunakan dalam sektor perindustrian. Gas mulia juga merupakan golongan kimia yang unsur-unsurnya memiliki elektron valensi luar penuh, sehingga menjadi golongan yang paling stabil dalam sistem periodik unsur. Unsur-unsurnya adalah He (Helium), Ne (Neon), Ar (Argon), Kr (Kripton), Xe(Xenon), dan Rn (Radon) yang bersifat radioaktif. Karena sifat stabilnya, unsur-unsur Gas Mulia ditemukan di alam dalam bentuk monoatomik. Konfigurasi elektron unsur-unsur Gas Mulia adalah ns2np6, kecuali He 1s2.

II.Sejarah Gas Mulia

Pada tahun 1894, seorang ahli kimia Inggris bernama William Ramsay mengidentifikasi zat baru yang terdapat dalam udara. Sampel udara yang sudah diketahui mengandung nitrogen, oksigen, dan karbon dioksida dipisahkan. Ternyata dari hasil pemisahan tersebut, masih tersisa suatu gas yang tidak reaktif (inert). Gas tersebut tidak dapat bereaksi dengan zat-zat lain sehingga dinamakan argon (dari bahasa Yunani argos yang berarti malas). Empat tahun kemudian Ramsay menemukan unsur baru lagi, yaitu dari hasil pemanasan mineral kleverit. Dari mineral tersebut terpancar sinar alfa yang merupakan spektrum gas baru. Spektrum gas tersebut serupa dengan garis-garis tertentu dalam spektrum matahari.

Untuk itu, diberi nama helium(dari bahasa Yunani helios berarti matahari). Pada saat ditemukan, kedua unsur ini tidak dapat dikelompokkan ke dalam golongan unsur-unsur yang sudah oleh Mendeleyev karena memiliki sifat berbeda. Kemudian Ramsey mengusulkan agar unsur tersebut ditempatkan pada suatu golongan tersendiri, yaitu terletak antara golongan halogen dan golongan alkali. Untuk melengkapi unsur-unsur dalam golongan tersebut, Ramsey terus melakukan penelitian dan akhirnya menemukan lagi unsur-unsur lainnya, yaitu neon, kripton, dan xenon(dari hasil destilasi udara cair). Kemudian unsur yang ditemukan lagi adalah radonyang bersifat radioaktif. Pada masa itu, golongan tersebut merupakan kelompok unsur-unsur yang tidak bereaksi dengan unsur-unsur lain (inert) dan dibri nama golongan unsur gas mulia atau golongan nol.

Di tahun 1898, Huge Erdmann mengambil nama Gas Mulia (Noble Gas) dari bahasa Jerman Edelgasuntuk menyatakan tingkat kereaktifan Gas Mulia yang sangat rendah. Nama Nobledianalogikan dari Noble Metal (Logam Mulia), emas, yang dihubungkan dengan kekayaan dan kemuliaan.
Gas Mulia pertama ditemukan pada tanggal 18 Agustus 1868 oleh Pierre Janssen dan Joseph Horman Lockyer. Ketika sedang meneliti gerhana matahari total mereka menemukan sebuah garis baru di spektrum sinar matahari. Mereka menyakini bahwa itu adalah lapisan gas yang belum diketahui sebelumnya, lalu mereka menamainya Helium.
Berikut ini adalah asal-usul mana unsur-unsur Gas Mulia, yaitu:
  1. Helium à ήλιος (ílios or helios) = Matahari
  2. Neon à νέος (néos) = Baru
  3. Argon à αργός (argós) = Malas
  4. Kripton à κρυπτός (kryptós) = Tersembunyi
  5. Xenon à ξένος (xénos) = Asing
  6. Radon (pengecualian) diambil dari Radium
Nama-nama di atas diambil dari bahasa Yunani. Pada awalnya, Gas Mulia dinyatakan sebagai gas yang inert tetapi julukan ini disanggah ketika ditemukan senyawa Gas Mulia.

III. Warna Nyala Gas Mulia


He        = Merah Pucat
    Ne        = Merah Jingga
               Ar        = Biru
              Kr         = Biru Pucat
              Xe        = Hijau-Biru


Pada postingan  berikutnya, kita akan mempelajari “Sifat-sifat Gas Mulia” Dan “Kegunaan Gas Mulia”.
Diberdayakan oleh Blogger.

Hari Guru Nasional

Saya sebagai Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Jambi. Saya telah melaksanak...